BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Fungsi administrasi di perkantoran
seringkali dianggap sebagai sesuatu yang mudah, otomatis dapat dilakukan oleh
semua orang Sehingga seringkali keberadaanya tidak dikelola dengan perencanaan
yang baik. Dari mulai perencanaan dan penjadwalan aktivitas yang tidak sesuai
dan tidak tepat waktu, arsip yang berantakan dan klasifikasi dokumen tidak
konsisten, penyelesaian pekerjaan yang tidak tepat waktu dan banyak lagi
hal-hal buruk yang bersumber dari pengelolaan administrasi yang tidak optimal.
Bagian administrasi di perkantoran memegang peranan yang sama penting di bagian
lainnya.
1.2 Rumusan Masalah
Ø Apa yang dimaksud dengan tata kerja ?
Ø Apa saja prosedur kerja ?
Ø Apa saja pedoman untuk kerja ?
Ø Bagaimana cara menyusun buku pedoman
kerja ?
Ø Apa saja manfaat ditetapkannya tata
kerja, prosedur kerja dan buku pedoman kerja ?
1.3 Tujuan Penulisan
Tujuan dibuatnya tulisan ini adalah :
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Definisi Tata Kerja
Tata Kerja adalah cara untuk mencapai tingkat efesien
dan maksimal dengan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil
sesuai dengan apa yang telah direncanakan dengan mempertimbangkan tujuan,
fasilitas, tenaga kerja, waktu, dan lain-lain yang tersedia.
2.2 Prosedur Kerja
Prosedur merupakan tahapan dalam
tata kerja yang harus dilalui suatu pekerjaan baik mengenai dari mana asalnya
dan mau menuju mana, kapan pekerjaan tersebut harus diselesaikan maupun alat
apa yang harus digunakan agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan.
2.3 Pedoman Kerja
Pedoman kerja artinya sebuag panduan
yang dikeluarkan secara resmi oleh perusahaan yang berisikan pelaksanaan dalam
bekerja di perusahaan itu. Mulai dari jam masuk kerja, jam istirahat, hari
libur, pemberian cuti, pemberian ijin, dsb.
2.4 Cara Menyusun
Buku Pedoman Kerja
Buku pedoman karyawan harus dengan
jelas menyatakan kebijakan perusahaan.
Maksud buku pedoman karyawan Anda
adalah untuk mengkomunikasikan segala kebijakan perusahaan kepada seluruh
karyawan. Adalah penting sekali bahwa buku pedoman karyawan ditulis secara
jelas dan tepat, agar tidak membingungkan.
Ada bagian dari buku pedoman Anda yang
harus mencakup kenyataan bahwa bekerja di perusahaan Anda adalah “sesuka hati”.
Ini berarti bahwa perusahaan Anda memiliki hak untuk memutus hubungan dengan
karyawan kapan pun tanpa alasan, dan karyawan Anda memiliki hak untuk
meninggalkan perusahaan kapan saja.
Anda mungkin berpikir bahwa bentuk
sebuah buku pedoman karyawan adalah besar, tebal, dan tercetak rapi. Yang
terpenting bukanlah penampilan buku pedoman Anda. Yang lebih penting adalah apa
saja yang termuat di dalamnya.
Anda dapat menghemat biaya hukum dengan
menulis sendiri buku pedoman daripada menyerahkan segala sesuatu kepada pengacara
Anda
Tidak cukup hanya menyerahkan buku
pedoman kepada karyawan. Pada saat Anda memberikan buku pedoman atau lembar
fakta kepada seorang karyawan baru, pastikan bahwa ia telah menandatangani
tanda terima. Formulir ini harus menyatakan bahwa karyawan itu telah menerima
buku pedoman dan memahami seluruh kebijakan perusahaan Anda.
2.5 Manfaat Ditetapkannya Tata Kerja,
Prosedur Kerja dan Pedoman Kerja
Pentingnya Sistem
Pengaturan Pekerjaan Kantor
Sistem pengaturan
pekerjaan kantor sangat penting, karena dengan adanya sistem tersebut akan
menimbulkan dampak-dampak positif bagi pekerjaan-pekerjaan dalam suatu kantor,
diantaranya yaitu:
a. Membuat pekerjaan kantor menjadi
lebih lancar
b. memberikan pengawasan yang lebih
baik melalui pengarahan.
c. Membuat koordinasi yang lebih
baik diantara bagian-bagian yang berbeda.
d. Dalam
melaksanakan pekerjaan dengan formulir-formulir perkantoran dan alat-alat
pekerjaan tata usaha yang sangat penting.
Pentingnya Prosedur Pengaturan Pekerjaan
Kantor
Dalam
suatu organisasi, agar kinerja individu yang bekerjasama dalam suatu kelompok
efektif, maka tugas yang paling penting bagi atasan adalah mengetahui bahwa
individu-individu tersebut memahami akan tujuan yang hendak dicapai dan
memahami bagaimana cara mencapai tujuan tersebut. Semakin jelas prosedur, maka
bawahan semakin mengerti apa yang seharusnya dikerjakan dan apa yang seharusnya
dicapai. Jadi prosedur pengaturan pekerjaan kantor sangat penting
kedudukannya, prosedur pengaturan pekerjaan kantor yang baik dapat bermanfaat
sebagai berikut:
a. Merencanakan
secara seksama mengenai besarnya beban kerja yang optimal bagi masing-masing
pegawai.
b. Menciptakan
koordinasi yang harmonis bagi setiap departemen dan antardepartemen.
c. Mengakibatkan
arus pekerjaan kantor menjadi lebih baik dan lebih lancar serta menciptakan
konsistensi kerja
d. Mendapatkan
instruksi kerja yang dapat dimengerti oleh bawahan.
e. Dihubungkan
dengan alat-alat yang mendukung pekarjaan kantor serta dokumen kantor yang
diperlukan.
BAB III
ANALISIS
Tata Kerja adalah
cara untuk mencapai tingkat efisien dan maksimal dengan cara melaksanakan suatu
pekerjaan dengan benar dan berhasil sesuai dengan apa yang telah direncanakan dengan
mempertimbangkan tujuan, fasilitas, tenaga kerja, waktu, dan lain-lain yang
tersedia. Prosedur merupakan tahapan dalam tata kerja yang harus dilalui
suatu pekerjaan baik mengenai dari mana asalnya dan mau menuju mana, kapan
pekerjaan tersebut harus diselesaikan maupun alat apa yang harus digunakan agar
pekerjaan tersebut dapat diselesaikan. Pedoman kerja artinya sebuag
panduan yang dikeluarkan secara resmi oleh perusahaan yang berisikan
pelaksanaan dalam bekerja di perusahaan itu. Mulai dari jam masuk kerja, jam
istirahat, hari libur, pemberian cuti, pemberian ijin, dsb. Sistem pengaturan
pekerjaan kantor sangat penting, karena dengan adanya sistem tersebut akan
menimbulkan dampak-dampak positif bagi pekerjaan-pekerjaan dalam suatu kantor
BAB IV
REFERENSI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar